Simarmata, Otak Penculikan Ditangkap

Tersangka penculikan FE Sinarmata diamankan Polsek Bangko

ROKAN HILIR (Riaubernas) -  Polsek Bangko Pusako Polres Rokan Hilir kembali berhasil melakukan penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) Pelaku penculikan yang dialami Kaswadi (19) pemuda asal dusun Sidomulyo Bangko Pusako, Rokan Hilir yang disekap selama 6 hari.

Dalam waktu satu hari ,FE Simarmata (34) yang terlibat sebagai otak pelaku penculikan akhirnya ditangkap.

Dia ditangkap saat sedang bersama istrinya dihotel Grand Permata Aek Batu Kecamatan Torgamba - Labusel- Sumut, (Rabu 29/7 2020) sekira pukul 19.30 Wib.

Kapolsek Bangko Pusako AKP Kornel Sirait SH melalui Kasubag Humas Polres Rokan Hilir AKP Juliandi SH mengatakan penangkapan ini atas pengembangan dari pelaku BS sudah ditangkap sebelumnya pada Selasa 28 Juli 2020.

Saat itu, Tim Satreskrim Polsek Bangko Pusako mendapat informasi bahwa pelaku FE Simarmata berada di Aek Batu Torgamba, Labusel-Sumut bersama istrinya sedang menginap disebuah hotel kamar 207. 

Selanjutnya Kapolsek Bangko Pusako AKP Kornel Sirait SH memerintahkan menunggu Team Gabungan Unit I Sat Reskrim Polres Rokan Hilir melakukan penangkapan .

" Saat ditangkap tim gabungan, pelaku FE Simarmata tidak melakukan perlawanan saat berada didalam Hotel Grand Permata pada kamar 207. Saat ditangkap, pelaku bersama istrinya"jelasnya Kasubag Humas Polres Rokan Hilir

Sementara Barang Bukti (BB) yang diamankan berupa 1(satu) unit mobil strada warna hitam silper nomor polisi BK 9255 YK  Nomor Mesin  : 4D56CH5245  Nomorkunci Rangka : MMBJNK7406 F035016 beserta 1 buah kunci kontak nya dan potongan potongan Lakban warna kuning.

Peristiwa penculikan berawaSenin 06 juli 2020 sekira pukul 10.00 wib , Dimana saat itu, korban Kaswadi diajak pelaku BS untuk mengambil uang kerumah saudara Linda tepat di Balam KM 37 .Setibanya dibalam KM 24, pelaku BS langsung memutar arah kendaraan kearah gang yang berada didepan PKS BSS KM 23 Kecamatan Balai Jaya, Rokan Hilir.

Selanjutnya ,Pelaku BS membawa korban  menuju areal kebun sawit dengan alasan menunggu adiknya ( wanita) datang menjumpainya. Dalam waktu hitungan menit , tibalah adik pelaku BS dengan cara memeluk korban dari belakang. Lalu pelaku FE Simarmata datang dari arah semak dan langsung memegang leher korban dengan menggunakan pisau.

Pada sat itu juga , pelaku FE Simarmata menyeret korban mengarah ke mobil Mitsubishi Strada sudah terparkir diareal kebun sawit dan pelaku langsung memukul kepala dan muka korban sebanyak 11 kali saat didalam mobil. Setelah itu pelaku F Simarmata menyuruh korban menghubungi orang tuanya kalau dirinya telah diculik dan meminta uang tebusan sebesar Rp, 50.Juta

Kemudian, lanjut juliandi Setelah korban selesai menghubungi orang tuanya, dan pelaku FE Simarmata mengikat korban menggunakan lakban warna coklat dan membawanya kerumah pelaku berlokasi di Balam KM 22 Kecamatan Bangko Pusako, Rohil

"Dirumah tersebut korban disekap dan dianiaya selama 6 hari ," terang Juliandi 

Selanjutnya dihari ketujuh tepatnya sabtu 11 juli 2020 korban disuruh menjemput ibunya untuk berdamai secara kekeluargaan dan pada kesempatan itu korban melarikan diri.

Akhirnya ,tambahnya korban bersama dengan orang tuanya  melaporkan kasus kejadian ke Polsek Bangko Pusako guna penyelidikan lebih lanjut. (Syofyan Rambah)


[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar