Pelantikan Ferry Dan Eko Menjadi Kadis Diduga Syarat Kepentingan, Ini Penjelasan Bupati

Bupati Pelalawan HM. Harris saat melantik enam pejabat menjadi kepala dinas di enam OPD.

PELALAWAN, RIAUBERNAS.COM - Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari Jum'at tanggal 03 Januari 2020, Bupati Pelalawan HM. Harris telah melantik enam Pejabat Tinggi Pratama (Eselon Dua) untuk memduduki kursi pimpinan sebagai kepala dinas di enam instansi.

Dan dalam sambutannya, Bupati Harris menyampaikan bahwa pimpinan Pejabat Tinggi Pratama atau kepala dinas yang dilantik merupakan pejabat yang memang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Harris juga berharap agar semua pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Dari enam nama yang dilantik oleh Bupati Harris, muncul dua nama yaitu Ferry Zulkarnain Fasda Bino yang dinobatkan menjadi nakhoda di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kabupaten Pelalawan, dan Eko Novitra menjadi Kadis Lingkungan Hidup.

Kemunculan nama Ferry dan Eko menjadi kepala dinas, sontak menjadi gunjingan dan pertanyaan di kalangan pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Pelalawan. Menurut keterangan beberapa pejabat yang tidak mau disebutkan namanya kepada media ini, mereka mempertanyakan apa dasar dan penilaian Bupati Harris kenapa bisa mendudukan Ferry dan Eko menjadi kepala dinas.

"Memang itu hak mutlak pak Bupati untuk mendudukan siapa saja menjadi kepala dinas, cuma lucu aja. Kita sama-sama tahu, ketika menjabat sebagai Kabag Umum di Setwan, Ferry itu kurang disiplin, diantaranya jarang masuk kantor, masukpun sering terlambat, dan jarang ikut apel," terang beberapa pejabat tersebut.

Sementara Eko, lanjut pejabat tersebut, belum pernah menduduki jabatan lain di dinas yang berbeda selain menjadi Kabid di Dinas Lingkungan Hidup.

Pejabat tersebut menambahkan, Bapak Bupati dalam setiap pidatonya selalu menekankan, sebagai ASN dan pimpinan, kita harus selalu memberikan contoh yang baik terhadap bawahan, Tegakkan disiplin, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menanggapi persoalan tersebut, Bupati Pelalawan HM. Harris saat dikonfirmasi media ini, Selasa malam (7/1/2020) mengatakan, kita kan melihat dari hasil assesment, dalam tiga itu, dari hasil penyaringan sekian banyak, ada tiga nilai yang tertinggi.

"Jadi Pansel berjalan, dan mungkin nilai dia didalam assesment itu lebih baik," terang Bupati usai melantik 271 pejabat eselon III dan IV.

Dan saat disinggung masalah disiplin seorang pejabat, Bupati Harris menjawab, "Kalau pejabat yang sudah dilantik tidak disiplin, dan tidak memberikan contoh yang baik terhadap bawahan, otomatis pejabat tersebut akan kita buang lagi, kita kan evaluasi terus," jelas Harris. (sam)


[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar