Upaya Serius Pemkab Rohil Kembang UMKM Melalui Tumbuh Kembangkan Kearifan Lokal

Stand UMKM Rokan Hilir di pameran kegiatan Calender Event Riau 2018 dengan menampilkan kuliner unggulan khas Riokan Hilir.
Loading...

ROKAN HILIR (Riaubernas.com) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan pendapatan masyarakat ekonomi kecil dan menengah

 

Dukungan dari Pemkab Rohil tentu saja menjadi motivasi tersendiri bagi dunia usaha dari kelas mikro, kecil dan menengah untuk terus mengembangklan usahanya dengan mengedepankan kearifan local.

 

Melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Rohil, para pelaku UMKM di bina dan berdayakan serta di fasilitasi untuk mendapatkan modal usaha dari lembaga keuangan sehingga UMKM milik masya-rakat dapt terus eksis dan berkembang.

Dalam mengembangkan UMKM yang tersebar di Kabupaten Rohil, dukungan datang dari Bank Riau Kepri cabang Rohil. Dukungan tersebut berupa bantuan pinjaman modal pengembangan usaha untuk berbagai sector ekonomi masyakat pelaku usaha.

Kepala Pimpinan Cabang Bankriau Kepri Rokan Hilir (Rohil) Muhammad Zamroni Fathoni mengatakan untuk menumbuh kembang usaha dimasyarakat, Bankriaukepri bekerjasama dengan koperasi dan usaha kredit mikro guna penambahan modal usaha melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR)

“Kehadiran Bank Riau Kepri untuk ikut berpartisipasi dalam menumbuhkembangkan usaha, itu visi kita (Bank Riaukepri, red),” kata Zamroni

Dalam memberikan pinjaman kepada pelaku usaha, Bank Riau Kepri bersedia mengucurka dana sebesar Rp. 500 juta untuk setiap usaha, bahkan kini sudah banyaknya koperasi Bagan batu mendapatkan pinjaman melalui Bank Riaukepri Cabang Bagan Batu

Banyaknya usaha Bagan batu sudah berkembang terutama dibidang perkebunan kelapa sawit replanting peremajaan kebun sawit dan mereka kini sudah berjalan dan Usaha mereka tidak pengaruhi produksi, mereka bermain dalam bahan baku usaha cukup saja eksis

“Sebanyak 300 usaha Koperasi dan usaha kredit mikro mendapat bantuan pinjaman modal bankriaukepri bahkan kini masih banyak usaha mikro menunggu proses pinjaman modal usaha tersebut seperti diwilayah Bagan batu, ujung tanjung tanah putih dan Bagansiapiapi.”kata Kepala Cabang Bankriau Kepri ini, Senin 24/9/2018 Usai menghadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 diBagansiapiapi

Sekarang, lanjutnya usaha mereka ada yang perorang bahkan mereka termasuk sebagai anggota koperasi tapi kita lihat usaha dikembangkan secara pribadi atau usaha rumah tangga dan Pihak bankriaukepri tetap berupaya meyakinkan usaha mereka aktif, akan diberikan pinjam modal oleh Bank Riau,

Secara otomatis usaha yang masih aktif, namun demikian pihak Bank akan kelapangan melihat dulu daerah mana usaha pembinaan,dan dari disegi usaha apa pelaku UMKM itu sudah aktif berjalan,factor kemapaman usaha juga menjadi pertimbangan Bank RiauKepri sebelum mengucurkan bantuan pinjaman.

“ Untuk koperasi dan usaha kredit mikro belum normal atau belum begitu aktif,mereka belum berhak mendapatkan pinjaman modal, paling tidak usaha dikembangkan menimal usaha yang satu tahun aktif berjalan “kata Kepala Cabang Bankriaukepri , M.Zamroni Fathoni saat memberi penghargaan kepada koperasi berprestasi.

Produk UMKM dipamerkan di hari koperasi

Banyak nya produk produk unggulan di beberapa pelaku usaha dan koperasi di Kabupaten Rokan Hilir, ikut berpartisipasi dalam pameran yang dilaksanakan sempena Hari Koperasi ke 71 tahun 2018.

Berbagai produk unggulan dipajangkan seperti produk, ikan asin ,kerupuk ikan, Salai Nenas, minuman dan dodol mangrove, bahan cairan pencuci piring dan pencuci lantai produk kreatif putra daerah.

Tampak yang lebih menarik diramaikan pengunjung adalah salah stand yang menampilkan produk unggulan dari Kecamatan Sinaboi yakni minuman Sirup Mangrove yang terbuat dari Buah Berombang.

Pada kesempatan itu, Perintis Produk unggulan minuman sirup mangrove asal Sinaboi, Nina Sihahan menuturkan produk sirup mangrove bahan baku asli dari hutan pantai Sinaboi buah-buah Berombang bakau mudah dapat dicari masih banyak

“Bahan bakunya mudah di cari, di hutan bakau,” aku Nina

Untuk produknya bahan baku mangrove, lanjut Nina memang bahan banyak tersedia namun demikian kami sangat berharap dorongan pihak pemerintah daerah dan pihak perbankan agar produk ini bisa bangkit baik segi usahanya maupun pemasaran nya.

Produk ini untuk perdana ditampilkan Sempena pada peringatan hari koperasi nasional ke-71

“Harapkan produk minuman sirup mangrove ini bisa dikenal dikalangan orang banyak nanti bisa dipasarkan diswalayan mini market kitamart Rohil dan tempat lain “harap Nina

Kadis Koperasi dan UKM Rokan Hilir ,H Wazirwan Yunus ,Msi mengakui bahwa produk buah mangrove dijadi makanan dodol dan minuman sirup asal buah kayu baku (mangrove) dan lainnya

Selain itu Produk Kreatif lainnya seperti pompa minyak ligital yang menjadi kebanggakan hasil karya putra daerah harga satu unit masih terjangkau Rp12 atau Rp 13 juta bahan didatangi dari pulau Jawa tapi pembuatan disini “kata Wazirwan Yunus

Kearifan Lokal di Calender Event Riau 2018

Langkah lainnya, yang dilakukan oleh Pemkab Rokan Hilir dalam mengembangkan UMKM di negeri seribu kubah ini, dengan mengikuti Lauching Calendar of Events Riau 2018 Kementerian Pariwisata dan Dinas Provinsi Riau.

Pemeran diikuti seluruh kabupaten kota se propinsi riau masing-masing menonjolkan produk kuliner dan kerajinan khas daerah masing masing, Kabupaten Rohil, menampilkan menu makanan atau kuliner seperti kacang pukul, keripik kerang keripik kepiting abon kepiting kecap dan taucho cap jempol,manisan cermai dan asam kelubi dan masih banyak makan khas lainnya

Wakil Bupati Rohil, Drs H.Jamiludin mengatakan menyambut baik acara di gelar kementrian dinas pariwisata pusat yang menonjolkan makanan asli dari semua daerah di nusantara kita harapkan dapat membuka pasar bagi produk makanan khas rohil di seluruh indonesia.

Perhelatan ini kabupaten Rohil menampilkan makan khas rohil seperti kacang pukul yang sudah mendunia, dan tentunya harapan Pemkab rohil melalui acara ini diharapkan makanan kuliner khas rohil dapat bersaing dengan daerah lain yang tak kalah enaknya serta kuwalitas yang lebih terpenting melalui acara ini diharapkan dapat membuka serta membesarkan Industri Produk kuliner untuk dapat dipasarkan di seluruh indonesia.

“Kita menyambut baik acara ini,apalagi seluruh menteri hadir disini dan semoga melalui acara ini makanan khas rohil dapat membesarkan industri kuliner khas rohil serta mendapat pasar penjualannya di seluruh indonesia dan lebih penting lagi serta menjadi catatan kita makanan khas rohil tak kalah enaknya dengan daerah lain.”harapnya.

Dalam kunjungan itu Wakil bupati Drs Jamiludin di dampingi kadis Pariwisata Rohil, H. Ali asfar dan juga Fahmizal kadis pariwisata Provinsi Riau serta jajaran di dinas pariwisata kabupaten Rohil (Adv/Sofyan)


Loading...

[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar