Dampak Zonasi PPDB, 29 Siswa di Pinang Sebatang Tualang Terancam Tidak Sekolah

Loading...

SIAK, RIAUBERNAS.COM - Sebanyak 29 siswa baru dari Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, terancam tidak sekolah dikarena Zonasi penerimaan peserta didik baru di SMAN 2 Tualang yang membludak, Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 11.00 Wib. Padahal secara sistem Zonasi siswa baru SMAN itu zonanya di SMAN 2 Tualang.

Tampak Penghulu Pinang sebatang Bambang Saputra SH, Anggota DPRD Kabupaten Siak Musar SH, Kepala sekolah SMAN 2 Tualang Drs Yulita, Ketua Komite, dan beberapa perwakilan wali murid Pinang sebatang.

Kepala sekolah SMAN 2 Tualang Drs. Yulita mengatakan, bahwa sekolah SMAN 2 Tualang kuota sudah cukup sesuai yang diperuntukkan 11 Rombel dan tidak boleh lebih.

"Satu rombel berisikan 36 siswa, ini tidak boleh ditambah, cara penyeleksian siswa masuk berdasarkan aplikasi online dalam jarak rumah siswa, bukan peringkat atau nilai. Kemarin anak-anak ini sebelum di umumkan, kita meminta menunjukkan rute rumahnya dengan menggunakan google maps", ungkap Yulita menjelaskan.

Perihal penambahan lokal yang diminta oleh wali murid, itu tidak bisa, banyak aturan yang harus dilewati terlebih dahulu. "Kami harus buat laporan terlebih dahulu, habis itu lokal yang mau digunakan pun sudah rusak, tambah lagi kesiapan tenaga pendidik, hampir rata-rata guru disini paling sedikit mengajar selama 26 jam, macam Mano nak mengajinya," jelas Yulita kepada Riau Bernas.com.

Sementara itu perwakilan dari Wali murid Hasibuan, mengaku siap membayar uang bangku ataupun rehap lokal yang telah rusak itu. "Pada intinya anak kami bisa sekolah di SMAN 2 Tualang karena zonasinya disini, resiko pun tidak terlalu berbahaya karena jarak tadi," jelasnya.

Menanggapi persoalan itu, Anggota DPRD Kabupaten Siak Musar SH, akan membawa persoalan ini ke Komisi I karena dibidang mereka. "Kita akan kordinasi terlebih dahulu dengan Komisi 1 terkait persoalan ini, secara jumlah siswa baru dengan sekolah itu mencukupi, cuma orang tua menguasai kehendak anak untuk bersekolah di tempat favorit", tandasnya. (Van)

 

 

 


Loading...

[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar