Tindaklanjut dari Workshop Bedah SKL, SDN 007 Kampung Baru Gelar Try-Out

Para siswa SDN 007 Kampung Baru, Ukui, saat melaksanakan try-out guna mneghadapi UN nanti

PELALAWAN, RIAUBERNAS.COM - Menindaklanjuti workshop bedah Satuan Kompetensi Lulusan (SKL) yang ditaja oleh K3S dan Smartneutron beberapa hari lalu, SDN 007 Kampung Baru yang berada di Kecamatan Ukui menggelar try-out bagi para siswa kelas 6. Try-out ini sendiri bertujuan agar para siswa dan guru mata pelajaran yang akan di UN kan bisa lebih siap lagi dalam menghadapi UN sebenarnya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN 007 Kampung Baru, Nurya'adi S.Pd, SD, pada media ini, Senin (11/2/2019). Dia mengaku banyak keuntungan yang didapat dari kerjasama dengan Bimbel Smartneutron. Apalagi kurikulum saat ini belum siap dengan kedaan daerah lokal khususnya dan Riau pada umumnya.

"Dalam konteks PBM, anak kadang menemui kebingungan karena pelajaran berbasis tema, mungkin karena Kurikulum ini belum maksimal. Tapi setidaknya dengan bekerjasama dengan Smartneutron, kita sebagai Kepsek yang tergabung dalam K3S sedikit ada gambaran," ujarnya.

Lanjutnya, dalam realisasinya para guru memang memerlukan peningkatan pelatihan baik di KKG maupun di pelatihan yang lainnya. Dimana rata-rata SD di Kecamatan Ukui baru melaksanakan Kurikulum 2013 hanya dari kelas 1, 2, 4 dan 5 sedangkan kelas 3 dan 6 belum melaksanakan K13.

"Karena itu, saya pribadi menyambut baik kita bisa bekerjasama dengan bibel Smartneutron," katanya.

Katanya, apalagi saat ini para siswa akan menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS). Dengan adanya buku SIAGA maka Ujian Sekolah bagi anak dan guru sangat antusias belajarnya karena di dalamnya terkandung rincian yang lebih terinci dan menyenangkan, dan materinya  pas dengan buku pedoman yang diajarkan guru kelasnya sehari-hari.

"Di sana juga sudah termuat LKSnya, ditambah lagi dengan adanya les setiap sore oleh guru kelas yang sudah disediakan buku Siaga US, diharapkan anak kita akan mendapatkan nilai yang maksimal," tandasnya. 

Sementara Direktur Smartneutron, Mudiono S.P, menjelaskan, bahwa untuk try-out sendiri pihaknya sudah beberapa kali melaksanakan di Kecamatan Ukui sehingga hasil US dan UAS bisa terdongkrak. Jika di Kecamatan Ukui, try-out sudah dilaksanakan 3 Kali tapi kalau di sekolah kota yang bernaung di bawah yayasan bisa dilaksanakan sampai lebih 5 kali.

"Ini terjadi karena orang tuanya memang mendukung dan berani bayar sendiri sehingga hasilnya sangat memmuaskan," tukasnya. (ndy)


[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar