280 KK Terdampak Banjir, Pemkab Ungsikan Warga ke Rumah Dinas Pemkab Pelalawan

PELALAWAN, RIAUBERNAS.COM - Pemkab Pelalawan saat ini sudah mengungsikan 15 KK dan 53 jiwa korban banjir di  daerah ini ke rumah dinas milik Pemkab Pelalawan. Para pengungsi ini merupakan warga korban banjir yang sebelumnya mengungsi di tenda-tenda pengungsian.

"Saat ini sudah ada 280 KK yang mengungsi, sebagian sudah mengungsi ke tenda-tenda dan sebagian yang sudah dianggap rawan sudah kita ungsikan ke rumah-rumah dinas. Nanti akan kita sia0kan juga aula lurah untuk penampungan pengungsi ini," terang Bupati Pelalawan, H. Zukri, pada media ini, Senin (8/1/20240/).

Dia mengatakan selain penampungan, Pemkab juga menyediakan dapur umum untuk para korban banjir tersebut. Disinggung soal kondisi banjir yang makin memprihatinkan ini, apa status siaga banjir belum bisa dinaikkan ke level tanggap darurat banjir.

Bupati mengatakan, sampai saat ini status masih siaga banjir belum menjadi tanggap darurat banjir. Artinya, status siaga darurat banjir masih menjadi status penetapan yang diberlakukan.

"Belum naik statusnya menjadi tanggap darurat banjir, belum memenuhi syarat tapi coba konfirmasi ke BPBD saja karena untuk naik status kita harus koordinasi dengan provinsi juga," katanya.

Disinggung soal adanya wilayah banjir di Kabupaten Pelalawan yang menyebut belum adanya bantuan dari Pemkab Pelalawan, Zukri menjelaskan bahwa bantuan untuk korban banjir ini tidak semata-mata dari Pemkab Pelalawan. Namun karena yang terdampak banjir ini meluas, maka Pemkab melibatkan perusahaan-perusahaan untuk ikut membantu warga yang terdampak banjir.

"Penyerahannya ada yang langsung ke Pemkab dan ada juga perusahaan yang menyerahkan langsung bantuan tersebut," katanya.

Terpisah, Assisten 1 Setda Pelalawan yang juga Koordinator Satgas Bencana Banjir, Drs. Zulkifli, menjelaskan bahwa para pengungsi yang diungsikan ke rumah dinas milik Pemkab Pelalawan diutamakan lansia, ibu-ibu dan anak-anak.

"Pemkab Pelalawan memutuskan untuk mengungsikan korban banjir di rumah dinas Pemkab Pelalawan. Saat ini, sudah ada 15 KK dan 53 jiwa yang sudah kita ungsikan di rumah dinas Pemkab Pelalawan. Hari ini, rencananya akan ada yang masuk lagi," katanya.

Dia mengatakan direncanakan ada 10 rumah dinas Pemkab Pelalawan yang disediakan untuk menampung para pengungsi. Untuk masalah akomodasi makanan, disediakan juga oleh Pemkab Pelalawan yang akan diantar setiap jam makan.

"Untuk akomodasi makanan, semua disiapkan oleh Baznas Pelalawan. Rencananya hari ini akan masuk lagi sembilan (9) KK dari Kerinci Timur lagi," katanya.

Di rumah dinas, dua orang ibu bernama Erni dan Rinduwati menyatakan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemerintah yang telah mengungsikan mereka ke rumah dinas Pemkab Pelalawan. Dengan pindahnya mereka sementara ke rumah dinas Pemkab Pelalawan, mereka merasakan kenyamanan.

"Alhamdulillah, terima kasih buat Pak Bupati. Kami di sini merasa lebih nyaman," kata perempuan bernama Erna yang tengah menyuapi anaknya makan siang saat media ini ninjau ke  rumah dinas yang dijadikan tempat mengungsi, Senin (8/1/2024).

Kedua ibu itu, Erna dan Rinduwati, mengaku tunggal di Perumahan Putri Anugerah, dimana perumahan yang mereka tempati sudah terendam banjir. Tak ada barang-barang yang bisa diselamatkan yang bisa dibawa, hanya bisa pakaian saja yang bisa mereka bawa di tempat mengungsi ini.

"Yang tinggal di sini ada 3 KK, Bang, orang dewasa empat (4) dan anak-anak enam (6)," katanya.

Dari petugas lapangan yang menjaga para pengungsi di rumah dinas, dijelaskan bahwa siang ini akan masuk lagi sembilan (9) KK yang berasal dari Perumahan Putri Anugerah yang berlokasi di Kerinci Timur. Menurutnya, setiap rumah dinas bisa ditempati 3-4 keluarga tergantung situasi.

"Dan hari ini, rencananya akan kita buat dapur umum bagi para pengungsi ini," tukasnya. (ndy) 
 


[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar