Kadisdik Bantah Tak Tahu Soal Mutasi Kepsek

Kadisdik Pelalawan, Drs Syafruddin

PELALAWAN, RIAUBERNAS.COM - Kadisdik Pelalawan membantah jika dirinya tak mengetahui soal mutasi sejumlah Kepala Sekolah yang digelar Senin kemarin (26/9) di Kantor Bupati Pelalawan. Bahkan tiga bulan sebelumnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan.

"Mustahil kalau saya sampai tak tahu soal adanya mutasi ini, bahkan saya sendiri sebagai saksi dalam pelantikan yang dilakukan oleh Pak Wabup," tegas Kadisdik Pelalawan, Drs Syafruddin, pada media ini, Selasa (27/9).

Syafruddin menjelaskan bahwa mutasi Kepala Sekolan ini merupakan hak pregoratif Bupati Pelalawan. Apalagi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), seorang Kepala Sekolah juga harus siap ditempatkan di mana dia bertugas.

"Memang saya dengar soal itu, kalau saya tak mengetahui adanya mutasi ini. Jelas tak masuk akal, karena usulan ini berasal dari kami yang mengusulkan ke BKD dan atas sepengetahuan Pak Bupati," ujarnya.
 
Menurutnya, soal mutasi di kalangan ASN sebenarnya adalah soal biasa dan ini dilakukan juga untuk penyegaran. Dan enam kepala sekolah yang dilakukan mutasi atau rolling itu adalah kepala sekolah yang telah dua periode menjabat.

"Batasannya kan cuma dua periode, jadi selain masa jabatannya habis dua periode menjabat sebagai Kepsek di sekolah tersebut, juga kita lakukan untuk penyegaran," tandasnya.

Tak hanya itu, sambungnya, dirinya juga menyayangkan jika ada siswa yang berdemo karena menolak Kepsek-nya dipindahkan. Menurutnya, para siswa jangan terlibat soal yang seperti ini. Karena pindah atau tidak pidahnya Kepala Sekolah, tugas seorang siswa hanya belajar.

"Kalau seperti itukan rugi sendiri nantinya. Tugas siswa kan belajar, masak hanya karena Kepala Sekolah-nya dipindahkan lantas akan demo," kata Kadisdik yang mendengar selentingan kabar soal ini.

Ditegaskannya juga, bahwa tak ada yang harus diributkan pasca adanya mutasi enam kepala sekolah yang digelar Disdik Pelalawan, Senin kemarin itu (26/9). Bahkan mutasi kepala sekolah ini tak ada kaitannya dengan unsur politis terkait pilkada lalu.

"Jangan dihubung-hubungkan dan dikait-kaitkan dengan pilkada lalu, terlalu naif kalau berpikiran seperti itu. Mutasi ini tak ada unsur apapun, kita lakukan benar-benar hanya untuk penyegaran para kepala sekolah," tukasnya. (tim)



Editor    : Ai
 


[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar