Dua Anak Gizi Buruk Viral, Ternyata Sudah Jadi Perhatian Pemkab Pelalawan Sejak Tahun 2017

Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan mengunjungi rumah R zabdan Abid yang viral karena gizi buruk

Pangkalan Kerinci (Riaubernas)-Dua anak gizi yang viral beberapa hari ini  rupanya sudah menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan sejak tahun 2017 lalu.

Namun karena salah satu postingan calon DPD RI viral di medsos, apa yang disebutkan sudah terlebih dahulu menjadi perhatian pemerintah daerah Pelalawan.

Oleh karena itu, pemerintah tetap berlapang dada atas kritikan yang di sampaikan dibeberapa media, dan dua anak tersebut tetap menjadi atensi Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asril sebelumnya, anak tersebut sudah menjadi perhatian dari pihak Dinas Kesehatan sejak Tahun 2017. Tentunya, bisa dibuktikan dengan adanya rekam medis atas nama anak tersebut, Pemerintah Daerah tidak pernah lepas tangan terhadap isu isu kesehatan di Kabupaten Pelalawan ini.

"Boleh di cek, ada data penimbangan dan dokumen datang ke posyandu terhadap nama Anak yang diberitakan tersebut. Tim Puskesmas Sering turun membawa PMT. Saya hafal betul terhadap 2 (dua) anak itu, adiknya berusia 7 Tahun dan Abangnya berusia 11 Tahun," ungkapnya melalui rilis Diskominfo.

Dijelaskan Asril, kedua anak itu tidak lagi masuk dalam kategori Anak Gizi Buruk. Tapi dua anak tersebut tidak pernah lepas dari pantauan, pihaknya selalu memberikan atensi yang cukup kepada 2 anak tersebut, dengan rutin diperiksa oleh petugas puskesmas dan diberikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan).

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan Sella Pitaloka, S.AP bersama Kepala Puskemas Berseri Pangkalan Kerinci melakukan kunjungan ke rumah anak yang diisukan mengalami gizi buruk pada tanggal 24 Juli 2023.

Pada saat itu, Sella Pitaloka, S.AP bertemu langsung dengan Reza Saputra (11) dan M. Abud Absori (7) serta ibu dari kedua anak tersebut yakni Nurlela. Setelah berbincang dengan Nurlela ibu dari kedua anak tersebut, didapatkan fakta bahwa ternyata kedua anak ini dalam kondisi sehat.

"Kondisi gizi buruk merupakan suatu keadaan yang pasti akan kami beri perhatian lebih. Apalagi kami juga sangat-sangat berkomitmen terhadap penanganan stunting di Kabupaten Pelalawan," terangnya.

Begitu mendengar isu ada anak yang mengalami gizi buruk di wilayah Kabupaten Pelalawan, lanjut Dara 2012 itu langsung kroscek ke rumah tersebut. Lalu bertemu dengan Bu Nurlela, dan berbincang-bincang mengenai kondisi kedua anaknya yakni Reza Saputra dan M.Abid Anshori didapatkan fakta bahwa kedua anaknya dalam kondisi sehat. Ini sangat berseberangan dengan isu yang sudah beredar luas saat ini. Namun dirinya juga bersyukur karena kedua anak ini sehat.

"Menurut cerita Bu Nurlela, mereka memang hidup pas-pasan, karena suaminya bekerja serabutan, sementara dirinya hanya mencari ikan. Maka terkait hal tersebut, sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Pelalawan, kami juga memberikan bantuan kepada keluarga ini. Kami juga berharap agar Reza dan Abid selalu sehat. Dan untuk keluarga ini, jika membutuhkan bantuan, maka kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait." tutupnya.***


[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar