Eksplorasi Offshore Buka Peluang Pertumbuhan, Elnusa Tuntaskan Marine Support Seismik PHE 6.000 Km Laut Selatan Jawa
Jakarta – PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, terus memperkuat kapabilitas Marine & Offshore Support Services sejalan dengan meningkatnya aktivitas eksplorasi migas nasional. Melalui anak usahanya, PT Elnusa Trans Samudera (ETSA), Elnusa telah menuntaskan dukungan marine support dalam pelaksanaan Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Elnusa Group dalam mendukung kegiatan eksplorasi menuju wilayah offshore dan new frontier guna membuka potensi sumber daya energi baru.Survei Seismik Offshore 2D Southeast Java merupakan bagian dari pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti PHE Jambi Merang (KKPJM) di wilayah terbuka Laut Selatan Jawa.
Secara keseluruhan, PHE melaksanakan akuisisi data seismik sepanjang 6.000 km di Samudera Hindia, mencakup area laut lepas di enam kabupaten Jawa Timur, yakni Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, dan Lumajang. Dalam mendukung pelaksanaan proyek strategis tersebut, Elnusa melalui ETSA mengambil peran pada lingkup marine support dengan mengandalkan kesiapan operasional, kompetensi personel, serta pengalaman dalam mendukung kegiatan offshore di wilayah dengan tingkat kompleksitas tinggi.
Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, Rustam Aji, mengatakan keterlibatan Elnusa melalui ETSA dalam proyek ini menjadi bagian dari kontribusi Perseroan dalam mendukung agenda eksplorasi nasional, sekaligus memperkuat kapabilitas Marine & Offshore Support Services.
“Eksplorasi menjadi salah satu fondasi penting untuk membuka potensi sumber daya energi baru. Bagi Elnusa, meningkatnya aktivitas eksplorasi, termasuk menuju wilayah offshore dan new frontier, juga membuka peluang untuk mengoptimalkan kapabilitas yang telah kami bangun. Fokus kami adalah memastikan peluang tersebut dapat dijawab melalui layanan yang aman, andal, efisien, dan semakin terintegrasi sehingga memberikan value bagi pelanggan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis Elnusa secara berkelanjutan,” ujar Rustam.
Pelaksanaan survei di Laut Selatan Jawa berlangsung dalam dua fase sebagai respons terhadap tantangan alam berupa gelombang tinggi dan arus bawah laut yang kuat di Samudera Hindia. Fase pertama dimulai pada Oktober 2025 dan dihentikan sementara pada Desember 2025 dengan mengedepankan pertimbangan keselamatan kerja. Setelah kondisi cuaca memungkinkan, kegiatan dilanjutkan pada Juli 2026 hingga diselesaikan pada 26 Agustus 2026.
Dalam mendukung rangkaian kegiatan tersebut, ETSA menjalankan lingkup marine support selama 120 hari dengan capaian Zero Lost Time Injury (LTI), mencerminkan konsistensi penerapan HSSE dan operational excellence dalam mendukung operasi di lingkungan laut terbuka yang kompleks.
Survei ini menjadi salah satu milestone dalam program New Venture PHE di wilayah Laut Selatan Jawa. Meski berada pada kawasan fore-arc basin yang selama ini dinilai memiliki tantangan eksplorasi tersendiri, area Trenggalek–Pacitan dinilai memiliki potensi akumulasi hidrokarbon yang perlu dievaluasi lebih lanjut. Dalam pelaksanaannya, survei menerapkan teknologi akuisisi 2D Marine Streamer Broadband untuk menghasilkan pencitraan geometri bawah permukaan yang lebih akurat, khususnya pada target eksplorasi kedalaman tinggi (deep target).
Hasil akuisisi tersebut diharapkan dapat mendukung evaluasi potensi hidrokarbon sekaligus membuka peluang wilayah kerja atau blok eksplorasi migas baru guna mendukung ketahanan energi nasional.Bagi Elnusa, pengalaman mendukung kegiatan di Laut Selatan Jawa sekaligus memperkuat rekam jejak Marine & Offshore Support Services melalui ETSA. Kapabilitas tersebut mencakup dukungan transportasi personel dan logistik, tug boat, barge, pekerjaan subsea hingga dukungan kegiatan seismik, yang ditopang kesiapan armada, kompetensi personel, serta pengalaman operasi offshore.
Kapabilitas tersebut juga dapat diintegrasikan dengan berbagai kompetensi Elnusa Group untuk menghadirkan solusi yang semakin komprehensif dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.Pergerakan aktivitas eksplorasi menuju wilayah offshore dan new frontier turut meningkatkan kebutuhan terhadap ekosistem jasa pendukung dengan kompetensi yang semakin spesifik, mulai dari marine logistics dan seismic support hingga berbagai layanan offshore lainnya.
Bagi Elnusa, perkembangan tersebut menjadi ruang pertumbuhan yang dapat dikembangkan dengan tetap mengedepankan disiplin investasi, produktivitas dan utilisasi aset, profitabilitas, serta pengelolaan risiko, sehingga peningkatan aktivitas bisnis tetap berjalan sejalan dengan kualitas eksekusi, keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat daya saing Marine & Offshore Support Services secara selektif dan prudent. Setiap pengembangan kapabilitas dan investasi harus memiliki relevansi terhadap kebutuhan pelanggan, meningkatkan produktivitas dan utilisasi aset, serta memberikan potensi return yang sehat bagi Perseroan. Dengan demikian, pertumbuhan aktivitas eksplorasi nasional dapat menjadi peluang bagi Elnusa untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan pemegang saham,” tambah Rustam.
Melalui penguatan kapabilitas marine & offshore, sinergi Pertamina Group, serta disiplin HSSE dan tata kelola, Elnusa terus mempersiapkan diri menangkap peluang dari perkembangan industri hulu migas nasional. Dukungan Elnusa melalui ETSA terhadap agenda eksplorasi PHE menjadi bagian dari sinergi Pertamina Group dalam membuka potensi sumber daya energi baru. Kemampuan mengoptimalkan kompetensi dan aset menjadi solusi yang relevan dan bernilai tambah terus diperkuat sebagai bagian dari strategi Elnusa untuk menjaga pertumbuhan yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan produksi serta ketahanan energi nasional.
Sekilas Elnusa (IDX: ELSA).
PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA) merupakan perusahaan jasa energi terintegrasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan industri energi Indonesia selama lebih dari 56 tahun. Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa menghadirkan solusi terintegrasi mulai dari jasa hulu migas, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, hingga jasa penunjang energi yang mendukung rantai nilai energi nasional. Layanan hulu migas Elnusa mencakup jasa geoscience & reservoir, pengeboran dan perawatan sumur, serta engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM).
Pada lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, Elnusa menyediakan layanan transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical, sementara jasa penunjang meliputi marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Berbekal inovasi, keunggulan operasional, dan tata kelola yang baik, Elnusa terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut tersedia di www.elnusa.co.id._

Tulis Komentar