Enggan Tandatangani Kesepakatan, Camat Tualang Diminta Mundur Dari Jabatan

Rabu, 21 Agustus 2019

SIAK, RIAUBERNAS.COM -  Masyarakat Kecamatan Tualang terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), PK KNPI dan Organisasi Masyarakat Tualang, Barisan Pemuda Tualang (BMT), menggelar aksi unjuk rasa mendesak Camat Tualang Zalik Efendi menyepakati kerja sama antara masyarakat dengan Pemerintah Kecamatan Tualang.

Dalam tuntutan masyarakat Tualang tersebut, untuk diberikan ruang pekerjaan kepada masyarakat setempat di Perusahaan yang ada di Kota Indusri itu, Rabu (21/08/2019), di halaman Perkantoran Pemerintah Kecamatan Tualang.

Dalam orasinya, Kordinator Aksi Ika Rahman, meminta kepada Camat Tualang, agar menanda tangani perjanjian tertulis yang dibuat oleh masyarakat dan Organisasi yang ada di Tualang tersebut.

"Pak Camat kami ingin bekerja di perusahaan yang ada di Tualang ini, kami ini penduduk Kabupaten Siak, ber KTP Tualang, makanya kami kesini untuk menjumpai bapak agar keinginan kami bisa disepakati, kalau bapak setuju dengan perjanjian yang kami buat, tolong tanda tangani perjanjian ini," sebut Ika selaku pimpinan orasi, dengan memperlihatkan sepucuk kertas kepada camat Tualang itu.

Dikatakan Ketua KNPI Tualang itu, selama ini yang bekerja di perusahaan yang ada di Kecamatan Tualang kebanyakan di ambil dari luar masyarakat Tualang, bahkan ada yang dari titipan beberapa anggota DPRD, Pejabat, dan orang-orang yang berpengaruh di kota industri tersebut.

"Kami tak mau janji-janji lagi pak Camat, kami tak percaya lagi sama omongan anggota DPRD yang sudah kami pilih, yang kami inginkan dukungan dan kepastian langsung dari Pak Camat, agar masyarakat Tualang yang banyak membutuhkan pekerjaan bisa bekerja ditempatnya tinggal, maka dengan itu tolong ditanda tangani perjanjian ini bukti pak camat bersama dengan masyarakat Tualang," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Tualang Zalik Efendi menolak untuk menanda tangani perjanjian tertulis yang dibuat oleh masyarakat, organisasi KNPI, maupun LSM Tualang, dan Barisan Muda Tualang.

Menurutnya, dalam surat tersebut ada beberapa organisasi yang dicantumkan namanya, tapi dalam orasi tersebut, organisasi itu tidak ada.

"Mohon maaf, saya belum bisa menanda tangani perjanjian ini, karena organisasi yang disebutkan dalam perjanjian tidak ada, saya mendukung masyarakat Tualang dengan keinginan yang diinginkan oleh masyarakat, tetapi saat ini, saya belum bisa tanda tangan perjanjian yang diinginkan Pemuda KNPI. Saya mengajak agar organisasi yang ada dikesepakatan ini bisa sama-sama hadir, setelah itu baru saya tanda tangani," sebutnya.

Mendengar jawaban dari Camat Tualang, Pemuda KNPI dan masyarakat Tualang kesal dengan sikap dan tanggapan Camat itu.

"Ok, kalau begitu keputusan pak camat, kami akan mengundurkan diri, tapi ingat, selanjutnya kami dari KNPI dan masyarakat Tualang akan membawa massa yang lebih banyak lagi. Dengan sikap Camat Tualang seperti ini, kami masyarakat Tualang meminta Camat Tualang agar di ganti", pungkas Ika, sembari meninggalkan lokasi aksi berlangsung. (RBC)