Tidak Masuk Dalam DPT, Warga Keluhkan Kinerja Petugas Coklit

Senin, 25 Juni 2018

KPU Kabupaten Pelalawan lakukan pendistribusian logistik Pilgubri 2018.

PELALAWAN, RIAUBERNAS.COM - Proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tinggal dua hari lagi, namun di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, masih banyak masyarakat yang tidak terdaftar sebagtai pemilih.

Sebagaimana yang di utarakan oleh Anton, warga Pangkalan Kerinci ini merasa kecewa, karena namanya beserta keluarga tidak masuk dalam daftar pemilih pada pilgubri 2018 ini. Padahal pada pemilihan Bupati 2016 lalau, namanya dan keluarga ada, dan terdaftar sebagai pemilih.

"Yang jelas saya merasa kecewa dengan tidak terdaftarnya kami sekeluarga dalam DPT pada pilgubri 2018 ini. Padahal kami sejak tahun 2006 tidak pernah pindah kemana-mana. Bearti petugas Coklit tidak bekerja secara maksimal", terang Anton kepada media ini, Senin (25/6/2018) di Pangkalan Kerinci.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Rizal, warga Jalan Pemda Kelurahan Kerinci Kota. Rizal mengatakan, bahwa dirinya dan keluarga juga tidak terdaftar sebagai pemilih pada pilgubri 2018 ini, padahal, waktu pemilihan Bupati kemarin, dirinya dan keluarga sudah terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan ikut mencoblos.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Pelalawan Nasarudin, saat dikomfirmasi media ini, Senin (25/6/2018) mengatakan, masih banyaknya masyarakat yang tidak masuk dalam daftar pemilih pada pilgubri 2018 ini, bukanlah sesuatu yang final. Jika masih ada masyarakat yang namanya belum masuk dalam daftar pemilih, bisa datang ke TPS dengan membawa KTP Elektronik, dan mengunakan hak pilihnya pada jam 12.00 - 13.00 Wib.

"Itu bukan sesuatu yang final, jika namanya belum masuk daftar pemilih. Pemilih bisa membawa KTP elektronik dan menggunakan haknya sebagai pemilih pada jam 12.00 - 13.00 Wib pada hari pencoblosan nanti", terang Nasarudin.

Nasar juga menambahkan, petugas coklit sudah melakukan kinerjanya dengan maksimal. Belum  terdaftarnya masyarakat dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), mungkin dikarenakan saat petugas coklit datang ke rumah masyarakat, masyarakat yang didatangi tidak ada dirumah.

"Tapi yang jelas, petugas kita sudah melakukan kinerjanya dengan maksimal dalam melakukan pendataan", pungkas Ketua KPU Kabupaten Pelalawan Nasarudin. (Rbc)