Polres Rohil Klarifikasi Berita Ormas Tutup Paksa Gereja Bethel di Balai Jaya

Polres Rohil Klarifikasi Berita Ormas Tutup Paksa Gereja Bethel di Balai Jaya
photo bersama pengurus GBI, aparat desa Balai Jaya dan Kapolsek Bagan Sinembah

ROKAN HILIR (Riaubernas.com) - Jajaran Polres Rokan Hilir mengklarifikasi atas pemberitaan salah satu media online yang menyatakan bahwa Gereja Bethel Indonesia (GBI ) Desa Balai Jaya Kecamatan Balai Jaya ditutup paksa oleh ormas masyarakat

 

Kapolres Rohil, AKBP Sigit Adiwuryanto, S.Ik, MH menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan konfirmasi langsung kepada pengurus GBI, , Pendeta Sukani mendrofa di kediamannya di Sei.Kayangan diwilayah RT 16 RW 05.

 

Saat di konfirmasi tersebut, sang pengurus gereja mengaku terkejut dengan pembirataan itu, karena memang tidak pernah terjadi penutupan paksa oleh ormas sebagaimana di beritakan oleh media online.

 

"Pendeta Sukani Medrofa, menyatakan  bahwa berita tersebut tidak benar "terang  Kapolres Rohil Sigit AdiwuryantoS.Ik, MH, Minggu (20/5/2018)

 

Masih dikatakan Sigit, dari keterangan pdt Sukani Medrofa, sejak dilakukan pertemuan dengan masyarakat dan pemerintah setempat tahun 2017 lalu, terkait tempat ibadat jamaah GBI yang harus pindah ke tempat yang baru di kediaman pendeta. hingga saat ini  kondisi dan stuasi dalam keadaan aman, dan kondusif.

 

“Sebagai mana hasil kesepakatan tersebut bahwa pihak Gereja dalam melaksanakan kegiatan Ibadah dilaksanakan di tempat yang baru diDusun sei Kayangan RT 015 RW 005 Kepenghulu Balai Jaya Kecamatan  Balai Jaya,” imbuhnya

 

Dijelaskan Sigit,bahwa jarak GBI kurang lebih dari tempat ibadah lama sekitar 500 Meter ke tempat rumah Ibadah yang baru, dan di lingkungan tempat Gereja yang baru, jauh dari pemukiman masyarakat yang mayoritas muslim.

 

Setelah dilakukannya klarifikasi ini, lanjut, semua pihak hendaknya bersepakat tetap menjaga agar situasi di Dusun Sei Kayangan agar tetap aman dan Kondusif

 

"Disamping klarifikasi juga disertai, melaksanakan Deklarasi Anti Hoax terkait pemberitaan bohong yang dapat memecah belah Bangsa dan Negara."terang Sigit

 

Turut menghadiri dalam kegiatan Klarifikasi, Kapolres Rohil ,Kabag ops Polres Rohil, Kasat Intelkam, Kasat Sahbara, Kapolsek Bagan Senembah, Kanit Intelkam Polsek Bagan Senembah , serta Bhabinkamtibmas,

 

Selain itu Pengurus GBI Pdt Sukani medrofa dan Isteri Nauli Simanjuntak, Ketua RT 16, Safrianto, Ketua RW 05 Musriadi, Kadus Sei Kayangan M Junus, serta Kepala desa Balai jaya Amat Lasa. (Sofyan Rambah)