Sekretaris Disdik Sebut Orang ini Potensial Jadi Ketua PGRI Pelalawan

Sekretaris Disdik Sebut Orang ini Potensial Jadi Ketua PGRI Pelalawan
PELALAWAN, RIAUBERNAS.COM - Jelang Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pelalawan ke 4 yang akan digelar tanggal 29 Maret mendatang, gaung bursa Calon Ketua yang akan didapuk menjadi orang nomor satu di organisasi bergengsi para guru itu terus bergema. Sejumlah nama terus bermunculan dan menyatakan diri maju mnejadi Calon Ketua PGRI periode 2018-2023.
 
Namun bagi Sekretaris Dinas Pendidikan Pelalawan, M Jalal, sosok Anton Timur Jaelani adalah figur yang tepat untuk menjadi Ketua PGRI periode selanjutnya. Menurutnya, selain sosoknya sudah tak asing lagi di kalangan tenaga pendidik, Anton juga dikenal memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan.
 
"Anton juga bekerja di Dinas Pendidikan, selain dia memang berasal dari guru. jadi setidaknya memahami kepentingan para guru," kata Jalal dalam suatu acara bersama para Kepala Sekolah tingkat SMP/MTs se Kabupaten Pelalawan, Kamis (14/3).
 
Dia juga menyebutkan, di samping itu laki-laki yang kini menjabat sebagai Kasie Kurikulum SMP ini dikenal luas memiliki kedekatan dengan berbagai kalangan. Baik itu ke pemerintahan, ke DPRD, dan juga lintas kalangan lainnya. Dirinya berharap, jika terpilih menjadi Ketua PGRI berikutnya maka Anton dapat membawa PGRI menjadi lebih baik.
 
"Saya berharap jika Anton terpilih menjadi Ketua PGRI, dia bisa membawa PGRI menjadi lebih baik lagi dengan memaksimalkan potensi para guru hingga menjadi tenaga pendidik yang profesional," ujarnya.
 
Namun secara lugas Jalal menyatakan bahwa dirinya berkata ini bukan dalam kapasitas kampanye atau apapun namanya, tapi sekedar berpromosi saja. Untuk masalah guru memberikan mandat pada siapa yang akan menjadi Ketua PGRI nanti, itu diserahkan pada individu masing-masing.
 
"Ini bukan kampanye tapi sekedar promosi, namun untuk siapa sosoknya yang pantas menjadi Ketua PGRI berikutnya, itu terserah pada para peserta yang memilih nanti," tukasnya.
 
Anton sendiri dikonfirmasi soal ini menyatakan kebulatannya untuk maju memperebutkan kursi PGRI 1. Sejumlah visi dan misi terlontar dari laki-laki kelahiran Sorek Satu, 39 tahun lalu ini. Namun hal yang paling urgent yang ingin dia realisasikan jika terpilih menjadi Ketua PGRI adalah membuat Sekretariat atau Kantor bagi PGRI.
 
"Sebagai organisasi para guru, kita saat ini tak memiliki Sekretariat PGRI. Padahal Sekretariat ini penting artinya bagi sebuah organisasi sebesar PGRI. Karena selain tempat untuk merumuskan kegiatan PGRI agar organisasi ini bisa berjalan, juga Sekretariat ini adalah tempat atau wadah berkumpulnya para guru jika ada sesuatu hal yang ingin disampaikan," ungkapnya.
 
Meski dirinya kini bekerja di Dinas Pendidikan Pelalawan, lanjutnya, namun karir awalnya sebagai seorang guru lalu menjadi Kepala Sekolah membuatnya sedikit banyak paham dan mengerti, apa yang dibutuhkan oleh para tenaga pendidik. Hal lainya yang ingin dia lakukan jika terpilih nanti adalah keinginannya untuk meningkatkan profesionalisme para guru.
 
"Salah satunya dengan menggelar berbagai pelatihan yang muaranya untuk meningkatkan profesionalitas para guru," tukasnya. (tha/sam)
 
 
 
Editor : Andy Indrayanto