PELALAWAN (Riaubernas) - Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M. kembali raih penghargaan dalam ajang Tribun Award tahun 2026, Inspirasi Kolaborasi Pedulu Anak Yatim, kegiatan ini dilakanakan di Ballroom Hotel Grand Elite Kota Pekanbaru, Jumat ( 28/8/2026 ).
Penghargaan yang diterima Bupati Zukri yakni Anugerah Inspirasi Kolaborasi Bupati Peduli Anak Yatim pada Tribun Award tahun ini. Trofi dan sertifikat penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan Tengku Zulfan, S.E., Ak. yang mewakili Bupati Zukri yang tidak dapat hadir karena memimpin operasi pemadaman bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Pelalawan.
Sekdakab Tengku Zulfan didampingi Asisten II Sekdakab Fakhrizal, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Faisal, S.STP., Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tengku Muhammad Syukran, Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Masril, S.Ag. dan Kabag Protokol Erhas.
Penghargaan dalam bentuk Trofi dan sertifikat yang diterima oleh Bupati Pelalawan tersebut, diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Pekanbaru Erwin Adrian kepada Sekdakab Tengku Zulfan.
Pada kasempatan itu Sekda Tengku Zulfan diberikan waktu untuk menyampaikan sambutan atas penghargaan yang diterima. Dalam pidatonya, Tengku Zulfan menyampaikan permintaan maaf dari Bupati Zukri yang seyogyanya hadir dalam acara besar itu. Namun karena fokus menanggulangi bencana Karhutla di Pangkalan Kerinci dan Kerumutan yang sedang membara, Bupati Zukri tidak bisa meninggalkan Pelalawan mengingat saat ini sedang berstatus tanggap darurat bencana Karhutla 2026.
"Terima kasih kepada Tribun Pekanbaru atas penghargaan ini, karena penghargaan ini seyogyanya bukan hanya untuk Bupati Pelalawan secara pribadi atau pemerintah daerah. Tapi diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Pelalawan," kata Tengku Zulfan dari atas podium Tribun Award, Jumat (28/8/2026).
Menurutnya, banyak pihak yang telah berkolaborasi dengan Pemkab Pelalawan dalam mensukseskan program peduli anak yatim. Sebab anak yatim sebagai penerus generasi ke depan di Pelalawan. Sehingga mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan, kasih sayang, kesempatan, maupun masa depan yang baik.
Mantan Kepala Bappeda Pelalawan ini berharap program peduli anak yatim di Pelalawan menjadi contoh bagi daerah lain di Riau dan pihak-pihak lain, agar terus menghadirkan kepedulian terhadap anak yatim.
Pemda membangun Pelalawan tidak hanya infrastruktur, jalan, dan jembatan saja. Tetapi membangun manusia melalui kepedulian dan harapan bagi anak-anak yang tidak mampu, khususnya anak yatim.
"Karena ukuran keberhasilan daerah tidak hanya melalui berapa banyak infrastruktur fisik yang dibangun, tetapi juga berapa banyak anak-anak yang berhasil dibantu serta diselamatkan masa depannya," tegas Tengku Zulfan.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami Pemda Pelalawan, untuk terus memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat," pungkas Tengku Zulfan***