PELALAWAN – Setelah berhasil meraih predikat sekolah Adiwiyata Nasional, SDN 005 Makmur Pangkalankerinci terus menunjukkan komitmennya dalam bidang pendidikan lingkungan hidup melalui berbagai inovasi kreatif. Salah satunya dengan mengembangkan pengolahan bunga telang dan jahe menjadi aneka produk makanan serta minuman bernilai ekonomi.
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Gelar Karya Seni dan Market Day bertema “Cita Rasa Kuliner Nusantara melalui Karya Seni” yang digelar di halaman SDN 005 Makmur, Sabtu (23/5/2026).
Kepala SDN 005 Makmur, Azimah, M.Pd, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pentas seni bagi siswa, tetapi juga sebagai sarana menanamkan kecintaan terhadap kuliner nusantara sekaligus membangun kreativitas peserta didik.
“Acara ini bukan sekadar pentas seni biasa, tetapi kami ingin mengajak anak-anak untuk mencintai berbagai kuliner khas yang dimiliki bangsa kita. Alhamdulillah, beberapa waktu lalu sekolah kami juga berhasil meraih prestasi pada Pekan Sains tingkat kecamatan dan FLS3N,” ujar Azimah dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, berbagai hasil olahan yang dikembangkan sekolah berasal dari tanaman bunga telang dan jahe yang ditanam langsung oleh para siswa di lingkungan sekolah. Produk yang dihasilkan di antaranya cendol bunga telang, kolang-kaling bunga telang, kue talam, jus bunga telang, hingga serbuk jahe.
Menurut Azimah, program tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan predikat Adiwiyata Mandiri. Untuk mendukung program itu, pihak sekolah menginstruksikan setiap kelas menanam bunga telang dan jahe di halaman kelas masing-masing.
“Untuk saat ini, hasil pengolahan bunga telang dan jahe baru dimanfaatkan menjadi berbagai jenis makanan dan minuman. Namun ke depan, kami berencana menyalurkan hasil olahan tersebut ke UMKM yang ada di sekitar,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.
Tak hanya fokus pada inovasi pangan sehat berbasis tanaman, SDN 005 Makmur juga terus memperkuat budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah. Salah satu program unggulannya yakni “Melisa” atau Melihat Sampah Ambil.
Program tersebut dilaksanakan setiap hari Selasa sebagai bentuk pembiasaan karakter peduli kebersihan kepada siswa. Selain itu, sekolah juga memiliki program Bank Sampah yang bekerja sama dengan pengepul sampah daur ulang.
“Kami juga mengembangkan pembuatan piring lidi dari lidi sawit sebagai pengganti piring plastik. Karena daerah kita merupakan penghasil kelapa sawit, maka limbah lidi sawit ini kami manfaatkan menjadi produk yang lebih ramah lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan, H. Salman, M.Pd, yang secara resmi membuka kegiatan Gelar Karya Seni dan Market Day memberikan apresiasi atas konsistensi SDN 005 Makmur dalam menggelar kegiatan kreatif yang melibatkan siswa secara aktif setiap tahunnya.
“Melalui kegiatan seperti ini, bakat seni, kreativitas, dan semangat siswa dapat terus tumbuh dan berkembang. Ini sangat positif bagi dunia pendidikan,” ungkapnya.
Kegiatan Gelar Karya Seni dan Market Day tersebut turut dihadiri Kepala SDN 005 Makmur Azimah, M.Pd, perwakilan Dinas Pendidikan Pelalawan H. Salman, S.Pd., M.Pd., para guru, orang tua wali murid, serta ratusan tamu undangan lainnya. (ndy)