Jajaran Petinggi Pertamina Kembali Dirombak

JAKARTA, RIAUBERNAS.COM - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali merombak jajaran direksi PT Pertamina (Persero). Salah satu posisi yang dirombak adalah Direktur Keuangan. Selain itu, ada posisi Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko. Kemudia posisi Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia. 

Dikutip dari Katadata.co.id, posisi Arief Budiman sebagai Direktur Keuangan digantikan Pahala Nugraha Mansury. Pahala sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Kemudian, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko kini dijabat Heru Setiawan. Posisi ini sebelumnya dijabat Gigih Prakoso yang kini sudah menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Adapun jabatan Heru sebelumnya adalah Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia. 

Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia dijabat Ignatius Talullembang. Ia sebelumnya adalah Senior Vice President Project Execution Direktorat Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia.

Pelantikan itu dilakukan di Kementerian BUMN, Jakarta, pada hari Kamis kemarin (13/9). "Dilantik jam 09.00 WIB," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, seperti dilansir Katadata.co.id, Kamis (13/9).  

Sebelum ini, Pertamina juga merombak jajaran direksi. Nicke Widyawati menempati posisi Direktur Utama menggantikan Elia Massa Manik. 
Posisi Direktur Sumber Daya Manusia yang sebelumnya dijabat Nicke, diisi Kushartanto Koeswiranto. Ia dulunya Direktur SDM & Umum di BUMN Jasa Marga. 

Posisi lain yang dirombak adalah Direktur Hulu. Dharmawan H. Samsu menggantikan Syamsu Alam yang memasuki masa pensiun. Karier Dharmawan sebelum ke Pertamina adalah Head of Country BP Indonesia. (*)
 

Baca Juga