Kematangan Organisasi Perkuat Resiliensi dan Pertumbuhan Berkelanjutan Elnusa

Jakarta – PT Elnusa Tbk (Elnusa, IDX: ELSA) terus memperkuat kematangan organisasi sebagai fondasi dalam menjaga ketahanan bisnis dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika industri energi. Konsistensi tersebut memperoleh pengakuan melalui predikat Institutionalized Resilience Champion 2026 dalam Indonesia Corporate Maturity Leadership Champions 2026 yang diselenggarakan SWA bersama Crowe Indonesia.

Predikat Institutionalized Resilience mencerminkan kemampuan Elnusa dalam mengembangkan ketahanan perusahaan dari respons terhadap tantangan menjadi kapabilitas yang tertanam dalam tata kelola, manajemen risiko, proses operasional, budaya organisasi, pengembangan SDM, teknologi, dan pengambilan keputusan. Dengan pendekatan tersebut, resiliensi tidak bergantung pada individu atau respons sesaat, tetapi menjadi bagian dari sistem korporasi yang dapat dijalankan secara konsisten dan terus disempurnakan.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, mengatakan bahwa kematangan organisasi menjadi semakin penting seiring meningkatnya kompleksitas bisnis, perkembangan teknologi, tuntutan efisiensi, serta standar keselamatan dan keberlanjutan industri energi.

“Bagi Elnusa, resiliensi bukan hanya kemampuan untuk bertahan atau pulih dari tekanan, tetapi kemampuan untuk mengantisipasi perubahan, menjaga keandalan operasi, dan tetap menciptakan nilai. Hal tersebut kami bangun melalui integrasi people, process, dan technology yang didukung kepemimpinan adaptif serta tata kelola yang kuat,” ujar Rustam.

Penguatan kapabilitas tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan kinerja Elnusa hingga Kuartal III 2026. Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp12,1 triliun, meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. EBITDA tumbuh 28% menjadi Rp1,3 triliun, sedangkan laba bersih meningkat 29% menjadi Rp681,5 miliar.

Pertumbuhan laba dan EBITDA yang lebih cepat daripada pendapatan mencerminkan penguatan kualitas profitabilitas melalui disiplin operasional, produktivitas, serta pengelolaan portofolio yang semakin efektif. Pencapaian tersebut didukung standardisasi pelaksanaan proyek, penguatan manajemen risiko dan kontinuitas bisnis, optimalisasi aset, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi.

Di saat yang sama, pengembangan kompetensi, budaya kolaboratif, kepemimpinan, dan kesiapan talenta terus diperkuat agar transformasi perusahaan dapat dijalankan secara berkelanjutan di seluruh Elnusa Group. Pada aspek teknologi, Elnusa terus mendorong digitalisasi dan penerapan teknologi tepat guna di sepanjang rantai bisnis energi, mulai dari teknologi seismik, peningkatan produktivitas sumur, inspeksi integritas aset, hingga pemantauan distribusi energi secara terintegrasi.

Teknologi tidak hanya diposisikan sebagai pendukung operasi, tetapi sebagai sumber keunggulan kompetitif, penguatan keselamatan, dan penciptaan peluang bisnis baru.Kepercayaan terhadap fundamental dan kematangan pengelolaan Perseroan juga tercermin dari penguatan posisi ELSA di pasar modal. Setelah mempertahankan kinerja keuangan yang solid, saham ELSA ditetapkan sebagai konstituen Indeks LQ45 untuk periode 2 November 2026 hingga 29 Januari 2027 serta tetap menjadi bagian dari IDX80.

Hal ini melengkapi peringkat korporasi idAA+ dengan prospek stabil dari PEFINDO, yang menunjukkan profil keuangan dan kemampuan memenuhi kewajiban jangka panjang yang sangat kuat.

Indonesia Corporate Maturity Leadership Champions 2026 menilai perusahaan berdasarkan 11 parameter, antara lain governance and compliance, risk management, financial performance and sustainability, digital and technological maturity, operational excellence, people and organizational culture, strategic vision and leadership, innovations and impacts, resilience and crisis handling, CSR and ESG, serta cultural and workforce excellence.

Predikat Elnusa ditetapkan berdasarkan bukti dokumenter berupa sertifikasi dan atestasi lembaga independen yang dapat diverifikasi. “Pengakuan ini kami maknai sebagai validasi sekaligus pengingat bahwa kematangan perusahaan merupakan proses yang terus berkembang. Ke depan, Elnusa akan memperkuat kemampuan prediktif, integrasi digital, pengembangan talenta, inovasi, dan layanan rendah karbon agar semakin adaptif terhadap perubahan serta mampu memberikan nilai berkelanjutan bagi pelanggan, pemegang saham, pekerja, masyarakat, dan ketahanan energi nasional,” tutup Rustam.

Sekilas Elnusa (IDX: ELSA).
PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA) merupakan perusahaan jasa energi terintegrasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan industri energi Indonesia selama lebih dari 57 tahun. Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa menghadirkan solusi terintegrasi mulai dari jasa hulu migas, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, hingga jasa penunjang energi yang mendukung rantai nilai energi nasional. Layanan hulu migas Elnusa mencakup jasa geoscience & reservoir, pengeboran dan perawatan sumur, serta engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM).

Pada lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, Elnusa menyediakan layanan transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical, sementara jasa penunjang meliputi marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Berbekal inovasi, keunggulan operasional, dan tata kelola yang baik, Elnusa terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut tersedia di www.elnusa.co.id._

Baca Juga