Setahun Berjalan, SiGAS Elnusa Bawa Perubahan bagi Pengelolaan Sampah di Desa Mundu

Jakarta – Dibalik lingkungan yang bersih, ada pekerjaan yang kerap luput dari perhatian. Setiap hari, petugas kebersihan berkeliling memastikan sampah dari rumah-rumah warga dapat terangkut dengan baik. Namun, keterbatasan sarana sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan pekerjaan tersebut.

Kondisi inilah yang mendorong PT Elnusa Tbk (Elnusa), bagian dari Subholding Upstream Pertamina, menghadirkan program Siap Gerak Angkut Sampah (SiGAS) di Desa Mundu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Melalui dukungan motor listrik roda tiga yang diberikan pada Oktober 2025, Elnusa berupaya membantu masyarakat memperbaiki layanan pengangkutan sampah. Hampir satu tahun berlalu, manfaat program kini dapat ditelusuri dari aktivitas para petugas dan warga yang sehari-hari menjaga kebersihan lingkungan desa.

Senior Manager Corporate Communication & Relation Elnusa, Jayanty O. Maulina, menyampaikan bahwa keberlanjutan program menjadi perhatian perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

“Kami ingin setiap program yang dijalankan Elnusa benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan manfaatnya tidak berhenti ketika bantuan diserahkan. Melalui SiGAS, kami berharap masyarakat semakin terbantu dalam mengelola sampah sekaligus memiliki kemampuan untuk menjaga keberlangsungan program secara mandiri. Karena bagi kami, keberhasilan CSR justru terlihat ketika masyarakat dapat terus merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jayanty.

Salah satu yang merasakan langsung kehadiran SiGAS adalah Wahyudi, petugas pengangkut sampah yang setiap hari menyusuri permukiman warga Desa Mundu. Sebelum adanya kendaraan listrik, ia harus menghadapi keterbatasan kendaraan untuk mengangkut sampah sehingga harus menyewa minikar, yang menambah biaya operasional berupa biaya sewa dan bahan bakar.

Kini, pekerjaannya menjadi lebih terbantu dengan adanya motor listrik SiGAS yang menggunakan tenaga listrik dan lebih hemat biaya operasional, sehingga ia dapat melakukan pengangkutan sampah dengan dukungan sarana yang lebih memadai.

“Dulu, sebelum ada motor listrik ini, kami harus menyewa minikar untuk mengangkut sampah. Biayanya juga lebih besar karena harus membayar sewa kendaraan dan bahan bakar. Sekarang, dengan adanya motor listrik SiGAS, pekerjaan kami jadi lebih terbantu dan biaya operasional juga lebih hemat karena menggunakan listrik. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk mengangkut sampah dari rumah-rumah warga,” tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi gambaran bagaimana dukungan sarana yang sesuai kebutuhan dapat membantu pekerjaan masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan kebersihan di lingkungan tempat tinggal mereka. Perubahan tersebut turut tercermin dari perkembangan layanan pengangkutan sampah di Desa Mundu.

Berdasarkan pemantauan selama periode November 2025 hingga Oktober 2026, kendaraan listrik SiGAS yang dikelola oleh Karang Taruna Desa Mundu telah melayani hingga 299 pelanggan pada Februari 2026, dengan jumlah pelanggan tercatat sebanyak 210 pada Oktober 2026, di wilayah RT 01 hingga RT 016, dengan frekuensi pengangkutan setiap dua hari sekali.

Sebanyak sekitar 618 ton sampah basah tercatat telah diangkut selama periode tersebut berdasarkan akumulasi yang disampaikan pengelola. Pada Oktober 2026, laporan pengelola mencatat volume sampah basah sebesar 42 ton per bulan, atau sekitar 2,8 ton setiap dua hari, dengan 210 pelanggan dan empat pegawai.

Dibandingkan sebelumnya, penggunaan motor listrik membantu mengurangi biaya operasional yang sebelumnya mencakup biaya sewa minikar dan bahan bakar. Hasil ini menunjukkan bagaimana pemanfaatan sarana yang dikelola bersama dapat membantu masyarakat membangun layanan kebersihan yang lebih teratur dan sesuai dengan kebutuhan desa.

Di sisi lain, Elnusa menyadari bahwa persoalan sampah tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengangkutnya dari rumah warga. Melalui pengembangan SiGAS, perusahaan juga menghadirkan edukasi pemilahan sampah rumah tangga, penguatan sistem pelaporan digital, serta pendampingan UMKM untuk mendorong pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Edukasi pemilahan sampah telah melibatkan Karang Taruna, ibu-ibu PKK, dan masyarakat. Dalam kegiatan pengangkutan sehari-hari, petugas juga melakukan pemilahan antara sampah basah dan sampah kering. Sementara itu, pencatatan pengelolaan sampah saat ini masih dilakukan secara manual menggunakan buku catatan. Kegiatan ini mengajak masyarakat melihat bahwa sebagian sampah yang selama ini dibuang masih memiliki potensi untuk diolah kembali.

Dengan keterlibatan warga, pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya membantu menjaga kebersihan desa, tetapi juga membuka peluang kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dari satu kendaraan pengangkut sampah, SiGAS kini menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun lingkungan Desa Mundu yang lebih bersih dan nyaman.

Elnusa bersama pemerintah desa dan kelompok masyarakat terus mendorong pengelolaan program agar manfaatnya dapat bertahan dan berkembang seiring kebutuhan warga. Bagi perusahaan, perjalanan SiGAS menjadi pengingat bahwa perubahan yang berarti dapat dimulai dari langkah sederhana yang dijalankan secara konsisten.

Melalui program ini, Elnusa berharap hubungan baik dengan masyarakat sekitar wilayah operasi semakin kuat, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk tumbuh dan memberikan manfaat bersama masyarakat.

Sekilas Elnusa (IDX: ELSA).
PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA) merupakan perusahaan jasa energi terintegrasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan industri energi Indonesia selama lebih dari 57 tahun. Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, Elnusa menghadirkan solusi terintegrasi mulai dari jasa hulu migas, penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, hingga jasa penunjang energi yang mendukung rantai nilai energi nasional. Layanan hulu migas Elnusa mencakup jasa geoscience & reservoir, pengeboran dan perawatan sumur, serta engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM).

Pada lini penjualan barang dan jasa distribusi & logistik energi, Elnusa menyediakan layanan transportasi BBM, pengelolaan depot, dan penjualan chemical, sementara jasa penunjang meliputi marine support, fabrikasi, hingga manajemen data. Berbekal inovasi, keunggulan operasional, dan tata kelola yang baik, Elnusa terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Informasi lebih lanjut tersedia di www.elnusa.co.id._

Baca Juga