Masyarakat Jambi Berbaur dalam Helat Pelalawan, Kuliner Kerinci Jadi Pemersatu

PELALAWAN (Riaubernas)– Semarak Helat Pelalawan 2026 yang berlangsung dari tanggal 8-12 Oktober 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kabupaten Pelalawan, kemeriahan di pusat pemerintahan negeri Seiya sekata ini tak hanya menghadirkan hiburan semata, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan kekayaan kuliner dari berbagai daerah. Salah satunya kuliner khas Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, yang hadir melalui stan UMKM Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Kabupaten Pelalawan bersama Himpunan Keluarga Kerinci Nasional (HKKN) Pelalawan.
Di stan tersebut, pengunjung dapat menjumpai beragam panganan dan produk unggulan khas Kerinci yang dikenal dengan julukan Negeri Sekepal Tanah Surga. Berbagai varian dodol kentang, kacang tojin khas Kerinci, kopi Kerinci, teh Kayu Aro, hingga sirup kayu manis tersedia untuk memperkenalkan cita rasa khas daerah yang memiliki kekayaan alam dan tradisi tersebut.
Kehadiran aneka produk itu memberikan warna tersendiri dalam perayaan hari jadi Kabupaten Pelalawan. Selain menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin mencicipi kuliner khas daerah lain, stan tersebut juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Tak hanya menawarkan produk kuliner, stan BMKJ dan HKKN Pelalawan juga menyediakan beragam motif tanjak khas Jambi. Tanjak sebagai salah satu identitas budaya Melayu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan warisan tradisi kepada masyarakat sekaligus memperkaya keberagaman yang ditampilkan dalam Helat Pelalawan tahun ini.
Ketua HKKN Pelalawan, Aswan, mengungkapkan rasa syukur karena diberikan kesempatan untuk berpartisipasi menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Pelalawan. Menurutnya, keikutsertaan tersebut merupakan bentuk kebersamaan masyarakat Kerinci dan Jambi dalam mendukung perayaan daerah yang menjadi rumah bersama bagi berbagai suku dan komunitas.
“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa ikut berpartisipasi memeriahkan Helat Pelalawan ke-27. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan kuliner khas Kerinci sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat dari berbagai daerah,” ujar Aswan, Sabtu (10/10/2026).
Ia menambahkan, Helat Pelalawan bukan sekadar agenda perayaan tahunan, melainkan juga ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal, berbagi potensi, dan memperkuat hubungan antarkomunitas. Bersama anggota paguyuban dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Pelalawan, HKKN berharap kegiatan tersebut dapat semakin menumbuhkan semangat persaudaraan dalam keberagaman.
Aswan juga menyebutkan, kehadiran stan BMKJ dan HKKN dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi potensi pariwisata Kabupaten Kerinci. Daerah tersebut memiliki panorama alam yang dikenal indah, mulai dari kawasan pegunungan hingga hamparan perkebunan teh Kayu Aro dan berbagai destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.
"Di stand kita ada produk kopi khas Kerinci, teh Aroma Kayu Aro, dodol kentang, dan sirup kayu manis. Stan BMkJ dan HKKN tidak hanya menawarkan cita rasa khas Kerinci, tetapi juga memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Pelalawan. Melalui promosi tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal produk unggulan sekaligus tertarik mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Kerinci,"imbuh pria yang juga menjabat Ketua Partai Gerakan Rakyat Pelalawan ini.
Senada dengan itu, Ketua BMKJ Pelalawan, dr. Chairul, M.Kes., mengatakan masyarakat Jambi yang bermukim di Kabupaten Pelalawan turut merasakan kebahagiaan dalam peringatan hari jadi kabupaten tersebut. Ia menilai partisipasi BMKJ bersama HKKN merupakan wujud nyata bahwa masyarakat Jambi telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Pelalawan.
“Melalui stan BMKJ dan HKKN ini, kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Jambi telah menyatu dengan masyarakat Pelalawan. Kita hidup berdampingan, saling menghargai, dan bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” ungkap dr. Chairul.
Kehadiran kuliner khas Kerinci dalam Helat Pelalawan 2026 menjadi memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan Pelalawan yang harmonis dan sejahtera.
"Ini mewujudkan semangat kebersamaan masyarakat di Kabupaten Pelalawan, walau berbeda daerah dan suku bangsa namun tetap menjunjung semangat persatuan,"pungkas***

Baca Juga