Perluas Jangkauan Penjemputan Sampah, EMP Bentu Bantu Bank Sampah Berseri

PELALAWAN - EMP Bentu Limited menyerahkan satu unit kendaraan angkutan sampah roda tiga kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan untuk mendukung layanan penjemputan sampah Bank Sampah Induk Berseri di Pangkalan Kerinci. Kendaraan dengan kapasitas angkut 150 kilogram tersebut diharapkan membantu pengelola menjangkau nasabah yang sebelumnya belum terlayani kendaraan pikap.Penyerahan kendaraan berlangsung di Kantor DLH Kabupaten Pelalawan, Rabu (12/8/2026).

Bank Sampah Induk Berseri saat ini memiliki 305 nasabah aktif dan terhubung dengan 10 unit bank sampah melalui nota kesepahaman (MoU). Cakupan layanan saat ini berada di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Direktur Bank Sampah Induk Berseri, Oki Pawarto mengatakan, sebelum kendaraan roda tiga tersedia, pengumpulan sampah dilakukan menggunakan mobil pikap atau diantar langsung oleh nasabah. Selain biaya bahan bakar, keterbatasan akses mobil pikap membuat sejumlah wilayah belum terjangkau layanan penjemputan.

"Dengan adanya kendaraan roda tiga ini, penjemputan dapat dilakukan lebih sering dan menjangkau daerah yang tidak dapat dilalui mobil pikap. Penjemputan direncanakan dapat dilakukan dua kali dalam seminggu atau menyesuaikan permintaan nasabah yang ingin sampah terpilahnya dijemput dari rumah,” ujar Oki.  

Saat ini, Bank Sampah Induk Berseri mengumpulkan sekitar 200–600 kilogram sampah per bulan, meski volumenya masih berfluktuasi. Sampah dalam kondisi bersih, seperti botol, dapat dijual atau dimanfaatkan kembali, sementara hasil penjualan kepada pengepul dicatat oleh pengelola.

Field SHE Officer EMP Bentu Limited, Adi Kurniawan, mengatakan kendaraan tersebut diperuntukkan bagi Bank Sampah Induk Kabupaten Pelalawan untuk mendukung pengumpulan sampah dari masyarakat. Sampah rumah tangga yang terkumpul selanjutnya dapat dikelola sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kendaraan roda tiga ini diperuntukkan bagi Bank Sampah Induk Kabupaten Pelalawan. Ini merupakan bentuk komitmen EMP Bentu Limited dalam mendukung pengelolaan sampah dan berkolaborasi dengan Bank Sampah Induk Kabupaten Pelalawan sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk terus menjaga lingkungan,” ujar Adi.

Dukungan terhadap pengelolaan sampah tersebut juga menjadi bagian dari upaya EMP Bentu Limited dalam menjalankan tanggung jawab lingkungan sebagai perusahaan energi. Pengelolaan sampah di wilayah sekitar kegiatan perusahaan diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sekaligus memperkuat kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Bagi EMP Bentu Limited, pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara kolaboratif juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi sosial dan lingkungan di sekitar wilayah kegiatan perusahaan. Lingkungan yang lebih tertata serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah diharapkan dapat mendukung terciptanya kondisi operasional yang kondusif dan hubungan yang baik antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Act. Area Manager EMP Bentu Limited, Dadi Mulyadi, mengatakan dukungan tersebut diarahkan pada kebutuhan operasional Bank Sampah agar layanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif. Menurutnya, keberadaan sarana pendukung perlu diikuti pemanfaatan yang konsisten agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Yang penting bagi kami adalah fasilitas yang diberikan benar-benar digunakan dan memberikan manfaat. Kami berharap kendaraan ini dapat membantu Bank Sampah menjalankan layanan penjemputan dengan lebih baik sekaligus mendorong masyarakat untuk memilah sampah yang masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi,” ujar Dadi.

Kepala DLH Kabupaten Pelalawan, Eko Novitra, mengapresiasi dukungan EMP Bentu Limited melalui bantuan kendaraan tersebut. Menurutnya, kendaraan angkutan menjadi salah satu sarana yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pengelolaan sampah, terutama di wilayah Pangkalan Kerinci.

“Kendaraan ini merupakan salah satu yang kami butuhkan dalam rangka melakukan pengelolaan sampah, terutama yang kami lakukan di Pangkalan Kerinci. Semoga kendaraan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang bekerja sama dengan Bank Sampah Induk yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan,” ujar Eko.

Dengan tambahan sarana tersebut, Bank Sampah Induk Berseri menargetkan peningkatan jumlah nasabah, perluasan wilayah pelayanan, dan kenaikan volume sampah yang ditabung. Kemudahan akses penjemputan diharapkan mendorong lebih banyak masyarakat memilah sampah dan menabungnya melalui Bank Sampah. Bagi masyarakat, sampah terpilah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat menjadi sumber tambahan pendapatan.

Baca Juga