Pembangunan Fasilitas Mandi, Cuci, Kakus di Dayah Balul Ula Al-Munawarah Masuki Tahap Pemasangan Batu Bata dan Plester Dinding

Pidie – Semangat kebersamaan antara Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie dan masyarakat terus melahirkan hasil nyata. Pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Komplek Dayah Balul Ula Al-Munawarah, Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Hingga Jumat (31/07/2026), pengerjaan telah memasuki tahap pemasangan batu bata sekaligus plester dinding, menandai percepatan pembangunan yang berjalan sesuai target.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat tampak bahu-membahu mengangkat material, menyusun batu bata, hingga meratakan plester dinding. Semangat gotong royong yang terjalin bukan hanya mempercepat penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa.

Koordinator Lapangan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, Lettu Inf Samsul Bahri, mengatakan bahwa progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Setelah seluruh pekerjaan dinding rampung, pembangunan akan dilanjutkan dengan pemasangan rangka dan penutup atap, instalasi sanitasi, pengecatan, serta penyelesaian akhir sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan.

"Kami terus mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar pembangunan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi para santri maupun masyarakat. Antusiasme warga yang turut bergotong royong menjadi energi dan motivasi bagi personel Satgas. Inilah semangat TMMD, membangun bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Lettu Inf Samsul Bahri.

Keberadaan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang layak di lingkungan Dayah Balul Ula Al-Munawarah diharapkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi para santri dalam menjalankan aktivitas belajar dan beribadah.

Program TMMD ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menjadi bukti bahwa pembangunan desa akan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan ketika dikerjakan bersama dengan semangat persatuan.

Baca Juga