Ketua Kemala Bhayangkari Riau Semangati Korban Kebakaran Siak

Rombongan Kemala Bhayangkari Riau Melakukan Poto Bersama.

SIAK, RIAUBERNAS.COM - Ketua Kemala Bhayangkari Riau menyemangati korban kebakaran di Pasar Lama Siak Kecamatan Siak, hal itu terlihat saat Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari yang diketuai oleh istri Kapolda Riau Yenni Nandang mengunjungi korban kebakaran Pasar Lama Siak Sri Indrapura, Kamis (22/2/2018).

Berbagai suport dilakukan, mulai bersilahturahmi dengan para korban sampai pemberian bantuan untuk meringankan beban yang dirasakan oleh korban kebakaran yang menelan kurugian mencapai Milyaran rupiah tersebut.

Sekitar pukul 10.30 Wib, rombongan penggiat yayasan sosial tersebut tiba di lokasi pertemuan yang tidak jauh dari Klenteng Hock Siu Kiong Jalan Sultan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura.

Turut hadir menyambut rombongan Kemala Bhayangkari, Asisten Pembangunan dan Kesra Kabupaten Siak, Budhi Yuwono, Kapolres Siak AKBP Barliansyah, Wakapolres Siak, Kompol Abdullah Hariri, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Ester Yuliana, Camat Siak Aditya Asmara dan Ketua Persatuan Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Siak Harvianto.

Ketua Kemala Bhayangkari Riau, Yenni Nandang menyebutkan, bahwa mereka turut prihatin dengan korban kebakaran, kedatangan mereka adalah untuk bersilaturahmi serta meninjau langsung puing-puing sisa kebakaran tersebut. Ia berharap dengan bantuan yang diberikan natinya dapat meringankan beban para korban.
 
"Kami turut prihatin, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan serta segera bangkit dari musibah ini dan kembali bersemangat menjalani kehidupan sehari-hari. Anak-anak kami semuanya juga semoga secepatnya bisa kembali bersekolah lagi", ucapnya.

Sementara itu, Asisten I, Budhi Yuwono mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Kemala bhayangkari beserta rombongan atas kepedulian mereka kepada para korban musibah kebakaran.

"Cukup berat cobaan ini bagi saudara-saudara kami disini, apalagi kejadian ini terjadi saat sedang merayakan Imlek. Lokasi ini sebenarnya sudah berstatus cagar budaya dan menjadi salah satu andalan pariwisata karena arsitektur bangunan kayunya bergaya khas tionghoa dengan usia 60-70 tahun” kata Budhi.

Pasca musibah kebakaran kata Budhi, upaya tanggap darurat bencana sesegera mungkin dilakukan sehingga tidak ada warga yang terlantar penanganannya.

“Alhamdulillah kondisi para korban sudah tertangani dan berangsur membaik. Karena itu rencananya posko akan kita pindahkan dari klenteng ke kantor PMI Siak yang berada tidak jauh dari sini”, jelasnya.

Namun demikian imbuh Budhi, meskipun lokasi posko berpindah lokasi, piket posko yang berjaga tetap menerima bantuan dari berbagai pihak untuk selanjutnya didistribusikan, sambil menunggu finalisasi pendataan pengungsi dari pihak terkait bersama PSMTI Kabupaten Siak.(Ivn)


Editor : Andy Indrayanto.
 


[Ikuti RiauBernas.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar